Pernah mendengar lirik lagu Sheila On 7 yang berjudul Yang Terlewatkan? Ini bukan tentang lirik itu, catatan ini tentang sebuah Curug Neglasari yang sering terlewatkan. Dikagumi dari jauh tetapi untuk menjangkaunya, rasanya jarang orang ataupun para wisatawan yang mampir sejenak menengok dari dekat Curug Neglasari ini. Curug ini terletak di tengah perjalanan antara Garut Kota ke arah selatan menuju Pameungpeuk, Jawa Barat.

Panorama keindahan Curug Neglasari ini terletak pada lokasi, perkebunan teh serta udara yang sejuk. Dari arah Garut kurang lebih menghabiskan waktu 3 jam, ketika memasuki daerah Neglasari setelah Gunung Gelap. Gunung Gelap sendiri adalah hutan yang masih alami walaupun sudah ada banyak daerah-daerah pemukiman tetapi sangat lebat pepohonannya.

Dalam cerita orang sekitar, Gunung Gelap dinamai seperti nama peristiwa alam yang terjadi, gelap dalam bahasa sudan berarti kilat atau petir. Gunung Gelap sewaktu pembuatan jalan terjadi petir yang dahsyat sampai bisa melemparkan pekerja ke atas pohon. Di luar benar atau salah, saya terima saja kisah itu.
Curug Neglasari (inimagz.com)
Balik lagi ke Curug Neglasari, curug ini tidak pernah menyusut airnya. Sekalipun kemarau tetap saja ada air yang mengalir di curug tersebut. Yang membedakannya hanya volume air. Sangat kontras jika sedang musim hujan dan musim kemarau.

Saya mengunjungi Curug Neglasari ini ketika hujan, dari kejauhan saja airnya sangat besar. Yang terlewatkan, demikianlah saya menyebutnya hanya karena sering dikagumi tetapi jarang dikunjungi. Dikagumi oleh para pengendara yang lewat Neglasari menuju Pameungpeuk atau dari arah sebaliknya menuju Garut.

Curug Tujuh Neglasari
Curug ini terletak di tengah perjalanan antara Garut Kota ke arah selatan menuju Pameungpeuk, Jawa Barat. Kawasan obyek wisata ini terletak di Kec Cisompet dengan jarak 59 km dari pusat kota Garut. Dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam perjalanan baik dengan kendaraan pribadi atau umum menuju Cisompet.

Curug Tujuh Neglasari (inimagz.com)
Curug ini berada diketinggian sekitar 1200 – 1600 Mdpl (meter di atas permukaan laut) memiliki tinggi sekitar 50 meter. Keistimewaan dari curug ini adalah adanya 7 tingkatan air terjun. Setiap tingkat yang ada dicurug ini memiliki kolam air yang terbentuk alami oleh alam dengan luas puluhan meter persegi dan memiliki kedalaman sekitar 1-3 meter. Selain itu keasrian dan keindahan panorama hutan yang sangat sayang untuk dilewatkan, hijaunnya dedaunan dipadu dengan suara gemericik air yang jatuh menambah suasana yang benar benar alami, dan suhu di sekitar curug ini cukup sejuk, sehingga seolah-olah kita ingin untuk lebih lama berada disini untuk mengagumi ciptaan-Nya.

Tempat wisata ini sangat cocok bagi anda yang ingin merelaksasi pikiran dari penatnya kota. Aliran air yang benar-benar jernih di curug ini tidak pernah menyusut, sekalipun musim kemarau datang air dicurug ini tetap mengalir. Meskipun volume air yang membedakan antara musim hujan dan musim kemarau. Akses untuk menuju lokasi wisata ini yaitu sekitar 40 – 59 Km dari garut kota menuju pameungpeung garut dan memakan waktu 2,5 jam dengan kendaraan pribadi maupun umum. Minimnya fasilitas yang ada dicurug ini dikarenakan masih belum adanya bantuan dari pemerintah atau dimanfaatkan oleh pihak yang ingin mengolah tempat wisata ini. Bahkan sebagian besar akses jalannya masih berupa jalan “tikus” atau jalan setapak.

Panorama keindahan Curug Neglasari ini terletak pada lokasi, perkebunan teh serta udara yang sejuk. Dari arah Garut kurang lebih menghabiskan waktu 2,5 jam, ketika memasuki daerah Neglasari setelah setelah melewati Gunung Gelap. Gunung Gelap sendiri adalah hutan yang masih alami walaupun sudah ada banyak daerah-daerah pemukiman tetapi sangat lebat pepohonannya.
Berjalan kaki sejauh 1 km dari jalan utama, menuju obyek wisata Curug Neglasari melewati perkebunan teh dengan udara yang sejuk. Panoramanya indah sekali, dengan hamparan perkebunan teh yang hijau. Daya tarik Curug Neglasari ada pada air terjun dengan yang jatuh dengan ketinggian yang berbeda-beda.

Sungguh sangat menyenangkan ketika berada di Curug Tujuh Neglasari ini. Tertarik? Silahkan kunjungi tapi jangan lupa menjaga kebersihan lokasi dan keasriannya. Jangan sampai mengotori atau bahkan sampai merusak lingkungan yang sudah bagus tersebut.


Share this:

Related Posts

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments